Perdana Menteri Ontario Doug Ford mengatakan bahwa merupakan sebuah “keajaiban” tidak ada seorang pun yang meninggal dunia di tengah 191 kebakaran hutan aktif yang saat ini melanda provinsi tersebut, sementara 10 komunitas telah dipaksa mengungsi.
Ford menggelar pengarahan pertamanya mengenai situasi kebakaran hutan di Toronto pada Jumat pagi. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan menghemat biaya dalam upaya mengendalikan kobaran api yang terus menyebar di wilayah utara Ontario.
“Yang merupakan keajaiban adalah tidak ada seorang pun yang kehilangan nyawa berkat kerja luar biasa para petugas pemadam kebakaran di garis depan, Kepolisian Provinsi Ontario (OPP), dan para paramedis,” ujar Ford kepada wartawan pada Jumat.
“Tidak ada korban jiwa. Syukurlah.”
Dari total kebakaran yang sedang terjadi, Ford mengatakan 81 kebakaran berada dalam kondisi tidak terkendali dan terus meluas tanpa dapat dihentikan oleh petugas pemadam.
Ia menambahkan bahwa lebih dari 150 tim pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memerangi kobaran api, dengan dukungan helikopter serta pesawat pembom air (water bombers).
“Pemerintah kami bekerja sama di berbagai kementerian dan dengan sejumlah mitra eksternal untuk menyiapkan berbagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang terpaksa mengungsi,” kata Ford.
“Dukungan tersebut mencakup layanan transportasi, tempat tinggal sementara, makanan, serta layanan registrasi bagi warga yang terdampak. Kami juga menyediakan pemurni udara dan alat pembersih udara (air scrubbers) untuk membantu masyarakat yang masih dapat bertahan di komunitas mereka,” ujar Ford.
Kebakaran hutan yang terus meluas telah memaksa pemerintah mengeluarkan perintah evakuasi bagi sejumlah komunitas, termasuk Armstrong, Lac La Croix First Nation, Whitesand First Nation, Gull Bay First Nation, dan Lac des Mille Lacs First Nation.
Salah satu kebakaran yang bergerak sangat cepat telah merusak dan menghancurkan sejumlah rumah serta bangunan di Namaygoosisagagun First Nation, yang juga dikenal sebagai Collins First Nation, di wilayah utara Thunder Bay.

Sementara itu, Canadian Interagency Forest Fire Centre (CIFFC) menempatkan Ontario dalam kategori provinsi yang membutuhkan bantuan dari yurisdiksi atau wilayah lain untuk membantu upaya penanggulangan kebakaran hutan yang sedang berlangsung.
Setelah puluhan tim pemadam kebakaran dikirim dari Alberta ke Ontario pada Rabu, tiga pesawat pemadam kebakaran tambahan juga dikerahkan dari provinsi tersebut pada Kamis untuk membantu upaya penanggulangan kebakaran.
Menurut Canadian Interagency Forest Fire Centre (CIFFC), hingga saat ini Ontario—yang telah mengalami kebakaran di area seluas sekitar 638.000 hektare—telah menerima bantuan berupa hampir 100 tim pemadam dari luar provinsi, 14 pesawat, serta 100 unit pompa pemadam.
Namun, pihak oposisi menilai bahwa rendahnya tingkat gaji dan ketidakstabilan dalam program pemadam kebakaran selama satu dekade terakhir telah membuat layanan tersebut kesulitan merespons kebakaran secara optimal.
“Kekhawatirannya adalah karena begitu banyak petugas pemadam kebakaran berpengalaman meninggalkan pekerjaan mereka akibat frustrasi, kini banyak anggota yang lebih muda dan kurang berpengalaman justru harus memimpin tim di lapangan,” kata anggota parlemen provinsi (MPP) Lise Vaugeois.
“Hal itu tidak adil bagi mereka. Kondisi tersebut juga menempatkan mereka dalam risiko yang seharusnya tidak perlu mereka hadapi.”
Menanggapi kritik tersebut, Perdana Menteri Ontario Doug Ford menegaskan bahwa program penanggulangan kebakaran memiliki pendanaan yang memadai. Ia juga mengatakan akan mengunjungi langsung wilayah-wilayah terdampak kebakaran pada Sabtu untuk meninjau situasi di lapangan.






