Home / Perkembangan / Doug Ford Mengunjungi Thunder Bay Saat Kebakaran Hutan di Ontario Utara Memaksa Evakuasi

Doug Ford Mengunjungi Thunder Bay Saat Kebakaran Hutan di Ontario Utara Memaksa Evakuasi

Masih panas tentang canada Perdana Menteri Ontario, Doug Ford, bertemu dengan para pengungsi dan petugas tanggap darurat di Thunder Bay, wilayah yang menjadi tempat tujuan banyak warga yang melarikan diri dari kebakaran hutan di Ontario bagian utara.

Perdana Menteri Ontario Doug Ford dengan Pengungsi dan Petugas Penyelamat di Thunder Bay

Berbicara kepada para wartawan pada hari Sabtu, Ford mengatakan bahwa ia mendapat informasi mengenai sekitar 300 orang, termasuk para penghuni area perkemahan, yang baru-baru ini harus dievakuasi dari zona terdampak kebakaran hutan.

“Jadi ada 40 misi penyelamatan untuk mengevakuasi 300 orang. Mereka adalah para individu yang sedang berkemah dan sebagainya. Ini bukan evakuasi komunitas besar,” kata Ford.

Ford juga menyampaikan apresiasinya kepada para petugas yang terlibat dalam proses penyelamatan dan penanganan bencana.

“Saya ingin berterima kasih kepada OPP (Ontario Provincial Police) karena telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka benar-benar para pahlawan. Saya juga ingin berterima kasih kepada kepolisian Thunder Bay setempat, para petugas pemadam kebakaran, dan tentu saja para paramedis yang selalu berada di garis depan untuk membantu,” ujarnya.

Kunjungan Ford ke Thunder Bay dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang terdampak serta para petugas yang masih bekerja menghadapi situasi darurat akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Ontario Utara.

Beberapa Komunitas di Ontario Dievakuasi Setelah Kebakaran Hutan Melanda

Sejumlah komunitas di Ontario, termasuk Armstrong, Whitesand First Nation, Collins First Nation, serta Gakijiwanong Anishinaabe Nation (Lac La Croix First Nation), berada dalam status perintah evakuasi setelah kebakaran hutan melanda wilayah tersebut.

Sementara itu, beberapa komunitas lainnya juga sedang bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi apabila kondisi kebakaran semakin memburuk.

Perdana Menteri Ontario, Doug Ford, mengatakan bahwa dirinya menerima laporan mengenai adanya 191 kebakaran hutan aktif di seluruh provinsi tersebut. Jumlah ini meningkat sebanyak tujuh kebakaran dibandingkan hari sebelumnya.

Dari total kebakaran yang masih aktif tersebut, sebanyak 73 kebakaran dikategorikan tidak terkendali, sementara 91 kebakaran lainnya masih dalam tahap pemantauan oleh pihak berwenang.

Pemerintah dan petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya pengendalian api serta memantau perkembangan situasi untuk melindungi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak. Warga di daerah yang berisiko juga diminta tetap mengikuti arahan resmi dan bersiap melakukan evakuasi apabila diperlukan.

Doug Ford Minta Warga yang Dievakuasi Tidak Kembali ke Area Berbahaya

“Fokus kami saat ini tetap mengirimkan sumber daya ke wilayah-wilayah di mana upaya pemadaman api memiliki peluang keberhasilan terbesar dan di mana bantuan tersebut dapat memberikan dampak paling besar dalam menjaga keselamatan masyarakat dan komunitas,” kata Ford.

Ia menjelaskan bahwa operasi penanganan kebakaran hutan saat ini melibatkan 155 personel pemadam kebakaran, serta 80 pesawat pengebom air (water bomber) dan helikopter yang dikerahkan untuk membantu memadamkan api.

Perdana Menteri Ontario tersebut juga meminta para warga yang telah dievakuasi untuk tidak kembali ke wilayah yang mereka tinggalkan, karena hal itu dapat menghambat proses pemadaman kebakaran.

“Jangan, saya ulangi, jangan pergi kembali ke lokasi perkemahan kalian. Jangan kembali ke rumah jika mereka mengatakan bahwa kalian belum boleh kembali,” tegas Ford.

“Jangan kembali. Kami akan mencarikan tempat untuk kalian, menyediakan kamar hotel, memberikan makanan. Kami akan memastikan kalian mendapatkan perawatan dan bantuan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Pemerintah Ontario menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama selama situasi darurat ini. Para pengungsi diminta untuk tetap mengikuti instruksi dari pihak berwenang hingga kondisi wilayah mereka dinyatakan aman untuk dihuni kembali.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *