Seorang warga negara Kanada yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Nepal telah ditemukan dalam keadaan selamat, demikian disampaikan Global Affairs Canada dalam sebuah pembaruan informasi pada hari Rabu.
Instansi tersebut menyatakan pihaknya mengetahui adanya 29 warga negara Kanada dan penduduk tetap lainnya di Nepal dan Tibet yang keberadaannya masih belum diketahui.
“Angka ini dapat berubah seiring tersedianya informasi baru dan saat petugas berhasil menjalin kontak dengan warga di wilayah terdampak,” ujar badan tersebut.
Upaya pencarian orang hilang terus berlangsung meskipun kondisi medan berbahaya dan infrastruktur mengalami kerusakan, tambahnya.
Kepolisian Nepal meminta keluarga dari orang-orang yang hilang untuk memberikan informasi mengenai nomor telepon—baik nomor Kanada, nomor asing, maupun nomor lokal—milik kerabat mereka yang hilang, karena hal tersebut dapat membantu proses geolokasi.
Upaya pengambilan sampel DNA juga sedang dilakukan untuk membantu proses identifikasi; pihak-pihak yang perlu memberikan sampel akan dihubungi secara langsung oleh Global Affairs.
Kanada mengirimkan lebih dari 18.000 paket bantuan dari stok daruratnya ke Nepal, yang mencakup perlengkapan hunian sementara, peralatan, produk kebersihan, dan lampu tenaga surya.
Kanada juga telah memberikan dana sebesar $5 juta untuk mendukung upaya bantuan darurat di Nepal.
Kementerian Luar Negeri Nepal menyatakan pada hari Kamis bahwa 324 warga negara asing telah diselamatkan, sementara 590 orang lainnya dari 39 negara masih dinyatakan hilang akibat banjir yang terjadi pada 26 Agustus.
Menurut badan penanggulangan bencana negara tersebut, setidaknya 1.204 orang tewas dan lebih dari 4.200 orang hilang.
— dengan materi dari Associated Press





