Home / LOKAL / Dua Remaja Berusia 18 Tahun Didakwa atas 37 Tuduhan dalam Penembakan Mematikan di Salsa on St. Clair

Dua Remaja Berusia 18 Tahun Didakwa atas 37 Tuduhan dalam Penembakan Mematikan di Salsa on St. Clair

Dua pria berusia 18 tahun menghadapi 37 dakwaan, termasuk pembunuhan tingkat pertama, terkait dengan penembakan mematikan yang terjadi dalam festival jalanan Salsa on St. Clair.

Kepolisian Toronto mengungkapkan rincian penangkapan tersebut pada Jumat, setelah Kepala Kepolisian Myron Demkiw mengumumkan pada Kamis bahwa dua orang telah ditahan terkait insiden yang terjadi pada 11 Juli.

“Penangkapan hari ini merupakan kemajuan yang signifikan, tetapi tidak menghapus apa yang terjadi pada malam itu,” kata Demkiw.

“Apa yang seharusnya menjadi perayaan komunitas, budaya, musim panas, dan segala hal yang ditawarkan kota kami, justru berakhir dengan dua orang kehilangan nyawa.”

Petugas kepolisian dipanggil ke lokasi festival jalanan tersebut, yang merayakan budaya, kuliner, dan musik Latin, sekitar pukul 20.10 waktu setempat setelah menerima laporan mengenai suara tembakan.

Sekitar 13.000 orang berkumpul di festival tersebut pada hari itu. Ketika petugas tiba di lokasi, mereka menemukan tujuh orang mengalami luka akibat tembakan. Seorang pria dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara seorang pria lainnya dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

Keduanya kemudian diidentifikasi sebagai Shaquan Quashie, 25 tahun, dan Cesar Vernaza, 20 tahun. Lima orang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Hari kedua festival tersebut dibatalkan sementara polisi melanjutkan penyelidikan atas insiden penembakan tersebut.

Penyidik telah menelusuri ratusan jam rekaman video dan mewawancarai banyak saksi sejak penembakan tersebut terjadi, kata Det. Sgt. Stacey McCabe.

Upaya penyelidikan tersebut membawa polisi pada pelaksanaan surat perintah penggeledahan pada Rabu di sebuah bangunan di dekat Weston Road dan St. Phillips Road. Seorang pria ditangkap, dan dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita dua senjata api, narkotika, serta mata uang Kanada.

Tidak lama kemudian, polisi menangkap seorang pria lainnya. Surat perintah penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka tersebut menghasilkan penyitaan sebuah pistol dan sejumlah uang dalam mata uang Kanada.

Jessiah Massaro-Gill dan Lewis Downey, keduanya berusia 18 tahun, menghadapi total 37 dakwaan, termasuk masing-masing dua dakwaan pembunuhan tingkat pertama serta lima dakwaan percobaan pembunuhan.

Penyidik meyakini bahwa Quashie dan Vernaza merupakan target utama, sementara korban lainnya terkena tembakan secara tidak sengaja, kata McCabe. Polisi saat ini menganalisis tiga senjata yang disita untuk menentukan apakah senjata-senjata tersebut digunakan pada malam kejadian. McCabe menambahkan, hasil analisis polisi menunjukkan bahwa dua senjata yang ditemukan pada malam penembakan tidak digunakan dalam insiden tersebut.

McCabe mengatakan dirinya belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai kemungkinan motif di balik penembakan tersebut, meskipun telah muncul “banyak spekulasi” mengenai keterlibatan geng.

“Mereduksi insiden seperti ini hanya sebagai kekerasan antargeng akan menyederhanakan masalah yang sebenarnya jauh lebih kompleks,” kata McCabe.

“Penyelidikan ini berkaitan dengan kekerasan yang melibatkan senjata api dan kesediaan anak-anak muda untuk menggunakan senjata dengan mengabaikan sepenuhnya nyawa manusia serta keselamatan siapa pun yang berada di sekitar mereka … dan hal itulah yang perlu dipahami serta ditangani.”

Demkiw mengatakan dirinya berharap penembakan tersebut tidak mengguncang kepercayaan masyarakat untuk menghadiri acara-acara seperti festival jalanan.

“Saya tidak ingin rasa takut menghentikan masyarakat untuk menikmati segala sesuatu yang ditawarkan kota besar kita. Para petugas kami akan terus hadir secara terbuka di festival dan acara komunitas di seluruh kota pada akhir pekan ini. Saya mengimbau masyarakat untuk datang, mendukung komunitas lokal, serta menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman,” katanya.

“Seperti biasa, jika Anda melihat sesuatu yang mencurigakan atau mengkhawatirkan, silakan segera menghampiri petugas kami.”

Penyelidikan atas kasus ini masih berlangsung.

Siapa pun yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diminta untuk menghubungi kepolisian.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *